Respon Cepat Dinas Perikanan Pamekasan Bantu Pembudidaya Atasi Serangan Penyakit Lele
Pamekasan – Komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan. Melalui Bidang Perikanan Budidaya, Dinas Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti aduan dari seorang pembudidaya ikan lele di Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, yang mengalami permasalahan penyakit pada ikan budidayanya.
Laporan diterima melalui aplikasi WhatsApp pada Senin (29/6/2026). Pembudidaya menyampaikan bahwa kualitas air kolam mengalami penurunan sehingga ikan lele menunjukkan gejala penyakit dan mulai mengalami kematian. Usaha budidaya tersebut memiliki 22 kolam dengan populasi sekitar 66.000 ekor lele konsumsi, sehingga kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian yang cukup besar apabila tidak segera ditangani.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Bidang Perikanan Budidaya segera memberikan arahan awal kepada pembudidaya agar melakukan penggantian air kolam serta memberikan perlakuan penanganan sesuai kondisi ikan. Langkah cepat ini dilakukan sebagai upaya awal untuk mengurangi risiko kematian ikan sambil mempersiapkan pemeriksaan lapangan.
Selanjutnya, Tim Bidang Perikanan Budidaya bersama penyuluh perikanan melakukan kunjungan langsung ke lokasi budidaya. Dalam kegiatan tersebut, tim melaksanakan pemeriksaan kualitas air kolam, mengamati gejala klinis pada ikan lele, sekaligus memberikan pendampingan teknis kepada pembudidaya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim melakukan penanganan lanjutan berupa perbaikan kualitas air serta pemberian perlakuan kesehatan menggunakan vitamin, probiotik, antibiotik, dan antiseptik yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, dengan penerapan yang disesuaikan terhadap kondisi ikan di lapangan.
Berkat penanganan yang cepat dan kerja sama yang baik antara pembudidaya, penyuluh, dan Tim Bidang Perikanan Budidaya, kondisi ikan menunjukkan perkembangan yang positif. Dalam waktu sekitar lima hari, kondisi budidaya kembali normal, sehingga pembudidaya dapat melanjutkan kegiatan usahanya dengan lebih optimal.
Pembudidaya mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan. Sebelumnya, ia mengkhawatirkan kerugian akibat tingginya risiko gagal panen apabila penyakit terus menyebar. Pendampingan teknis dari Dinas Perikanan memberikan solusi yang tepat sehingga kondisi ikan dapat segera dipulihkan.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan juga mengimbau seluruh pembudidaya ikan agar senantiasa menerapkan praktik budidaya yang baik sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit ikan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Memilih benih ikan lele yang berkualitas.
- Menjaga kualitas air kolam secara rutin.
- Menerapkan manajemen pemberian pakan yang baik.
- Menggunakan obat-obatan yang memiliki izin resmi.
- Menjaga sanitasi lingkungan budidaya agar tetap higienis.
- Mencegah terjadinya pencemaran di lingkungan budidaya.
- Menerapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dalam setiap tahapan usaha budidaya.
Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis kepada para pembudidaya sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, melalui respons yang cepat dan pendampingan yang berkelanjutan, produktivitas usaha budidaya perikanan di Kabupaten Pamekasan dapat terus meningkat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan pembudidaya.
